healing


menulis adalah healing. mengobati luka kecewa yang membekas di dada.

luka yang belum tentu sembuh dengan senyum dan tatap penuh dusta.

mungkin benar, jalan lain dari memaafkan adalah melupakan. biarkan ia hilang tak berbekas. agar hati dan pikiran tanpa beban.

biarkan keangkuhan itu dibawa dan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.

kesombongan, kezhaliman, kedustaan, memang menjadi caranya mencari makan.

adakalanya ia berpura-pura baik, tapi itu hanya setitik. seketika waktu ia berbalik. menjatuhkan dan menginjak-injak penuh intrik.

sudah… cukup…. cukup.

tak perlu panjang lebar membahasnya. adukan saja pada Tuhan. Pemilik semesta alam.

bahwa dunia ini hanya permainan. mereka yang curang, tak berperasaan, akan mendapat balasan.

entah hari ini, esok atau di masa yang akan datang.

sabarlah. para penjilat saja sabar terhadap kebengisannya. kita harus sabar juga untuk mengacuhkannya.

anggap saja tak ada, karena ia memang tak diperlukan lagi dalam hidup kita. cukup Allah saja.

04.30 – Pamulang 6/11/21

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: