hari ke-5


ini bukan tentang menghitung sudah berapa lama kita puasa, sudah berapa banyak tarawih di masjid, atau berapa kali memburu takjil.

ini tentang perpisahan sementara. berpisah dengan kebersamaan. berpisah dengan kenyaman. berpisah dengan keseharian bersama keluarga lengkap.

tapi ada satu perpisahan yang tidak boleh terjadi. berpisah dari asa rahmatNya.

selalu sabar, ikhlas dan memohon ampun atas yang terjadi di permulaan ramadhan tahun ini, semoga kita semua kembali dipertemukan, dibersamakan kembali di rumah.

 

semangat bunda…

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: