Helicopter View & Farmer View


Seringkali kita membanding-bandingkan, mana yang lebih baik antara orang yang punya pandangan luas namun tidak paham detail dengan orang yang paham detail namun tidak memiliki pandangan luas.

Orang yang berada di atas helicopter (pemilik ladang) akan melihat dengan sudut yang sangat luas. Ia bisa melihat dalam radius yang panjang dan mudah sekali berpindah tempat dari satu titik ke titik lain dalam waktu singkat.

Sementara disisi lain, orang yang ada di ladang (dalam hal ini petani), ia sehari-hari berjibaku dengan ladangnya. Padangannya sempit, sejauh mata memandang hanya hamparan padi yang tersusun rapi. Setiap jengkal yang dilalui ia tahu betul bagaimana kontur ladangnya, dimana posisi parit dan tanaman apa saja cocok bisa ditumpangsarikan disitu.

Masing-masing punya wilayah keahlian masing-masing, punya kapasitas dalam menilai baik buruk, cocok tidakcocok, mudah atau sulit, memungkinan atau mustahil.

Si pemilik ladang perlu mendengarkan apa kata petani yang sehari-hari memantau kondisi lahan, si petani juga harus mampu memahami dan menerima permintaan pemilik ladang. semua perlu dikomunikasikan. Dan yang terpenting, salahsatu pihak tidak merasa paling jumawa, paling paham atas segala kondisi yang ada.

Perlu ada kolaborasi antara semua petani dan pemilik ladang, demi kemajuan hasil panennya. Sekian.

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: