Asa Yang Selalu Membara… by Ahmad Heryawan @aheryawan


Ditemani hawa dingin yang berselimut gelapnya malam,
Aku susuri jalanan panjang yang ditingkahi deru kendaraan dan lalu lalang orang

Sudah puluhan bahkan ratusan kali jalan ini kulalui
Namun kali ini ada getaran yang berbeda menyengat hatiku
Langkah lunglai anak penjaja cobek memaksa buliran bening membasahi mataku

Mulut mungil pengamen jalanan mengejar kendaraan di lampu merah sesaat
membuat tenggorokanku tercekat
Masih ada anak yang dinista ayahnya
Banyak perempuan yang mengadu nasibnya di negeri orang

Seketika aku terbenam dalam kesedihan
Terpuruk dalam kepedihan
Berganti2 dengan pemandangan di luar kendaraan yg kutumpangi

Ini bukan mimpi
Ini kenyataan
Tapi sebagai orang yg beriman, aku sadar sepenuhnya
Potret ketidakberdayaan dan bentangan masalah bukan untuk diratapi,
Juga bukan untuk ditangisi

Aku menyadari lemahnya diriku
Terbatasnya kemampuanku
Belum lagi usai kerjaku
Masih belum purna usahaku

Sejenak kulemparkan pandanganku ke luar jendela
Mencari sumber cahaya yang memantul
Oo, ternyata rembulan setia menemani malam
Cahayanya yang menyebar menyadarkanku bahwa gulita takkan berlangsung lama
karena pendarnya yang selalu menyapa

Malampun tak mampu mengelak saat mentari hadir mengganti
Pun, siang takkan selamanya, ketika lembayung senja mulai merona
Kemarau pun tak kuasa menebar gersang ketika hujan mulai mengguyur

Begitulah Tuhan mempergilirkan
Bersama kesulitan ada kemudahan
Di tengah masalah, selalu ada celah
Di antara persoalan, pasti tersedia penyelesaian

Ya, aku tersadar, Dia hamparkan tantangan agar kita membuat pilihan
Dia berikan ujian supaya kita membentangkan harapan

Apa namanya ketika petani tetap menanami sawahnya
Padahal musim penghujan tak tentu datangnya

Apa namanya ketika nelayan tetap menebar jala saat badai menerpa
kalau bukan karena sebuah asa

Ya, untuk sebuah asa, kita mesti berusaha
Karena sebuah asa, kita harus bekerja
Dengan sebuah asa, kita terus bergelora

Asaku terbentang seluas langit biru,
Tak pernah tersekat oleh ruang dan waktu
Karena kuyakin rahmatNya tak perlu diragu
Mari hamparkan asaku, asamu, asa Indonesia kita,

Pada lembaran baru yang pasti berwarna
Curahkan segenap rasa dan cinta
Wujudkan mimpi lewat kerja

Mari torehkan asa
Asa yang selalu membara
Membangun Indonesia yang Berjaya
Selamat Tahun Baru Masehi 2014

Catatan Perjalanan Bandung-Bogor
30 Desember 2013

Image

Muhasabah Akhir Tahun di Masjid Pusdai Bandung pic.twitter.com/TYCylgnnwf

 http://pkscibitung.wordpress.com/2014/01/01/asa-yang-selalu-membara-by-aheryawan/

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: