Selamat Jalan Mbah..


Berbulan-bulan gunung itu menahan beban. Berbulan-bulan bergolak, akhirnya Gunung Merapi meletus. Melepaskan gemuruh perutnya untuk mengurangi lava yang dikandungnya. Gunung teraktif di dunia ini muntah. Muntahan itu yang membawa korban jiwa, termasuk Mbah Maridjan.

Sosok yang dengan pengabdiannya bertahun-tahun ‘menjaga’ merapi telah dikultuskan oleh sebagian orang, juga di’selebritis’kan melalui iklan salag satu produk jamu.

Ya, sosok fenomenal ini telah pergi. Terlihat bagaimana rasa simpati masyarakat, tidak hanya masyarakat jogja yang mengenalnya, tapi juga Indonesia bahkan dunia. Iring-iringan jenazah beliaupun tadi pagi berderet memanjang dari Rumah Sakit Sardjito melewati fakultas teknik UGM dan sampai memanjang di jalan Kaliurang. Banyak orang yang telah kehilanga, tapi yang tetap harus diingat bukanlah sosoknya, tapi ingatah pengabdiannya pada masyarakat Jogja selama 20 tahun terakhir ini.

 

Selamat Jalan mbah…

 

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

One response to “Selamat Jalan Mbah..”

  1. anang says :

    contoh komitmen dan pengabdian luar biasa dari manusia yang begitu sederhana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: