Mobil itu…


Kulihat empat buah roda terpasang kokoh mendampinginya. Tertaut indah menghiasi keanggunan besi-besi nan gagah. Pasti mobil itu siap untuk dijalankan oleh pengemudinya. Melintasi keperkasaan jalan kota dan keheningan jalan desa bertabur keramahan. Namun apa jadinya bila tak ada teman setia menemani putaran roda? Apa jadinya bila hanya ada SATU buah roda terpasang di sela besi-besi itu? Biarpun roda itu sudah ditambahi dengan ban yang sudah dipompa dan mengembang sangat bagus. Tak akan ada artinya bagi sang mobil. Roda itu takkan bisa menggerakkan mobil untuk berjalan apalagi melaju dengan kecepatan yang tinggi. Bahhkan untuk menahan beban mobil itupun sangat berat. Bisa jadi, lama kelamaan BAN itu akan semakin MENYUSUT semangatnya untuk menggerakkan mobil. Bisa jadi BAN itu akan KEMPES tak mampu menahan beratnya seonggok besi-besi yang menuntutnya untuk berlari. Dan kini BAN itu pun sudah kehilangan semangatnya untuk memutarkan roda agar mobil itu bisa melaju, bahkan untuk bergerak satu meterpun tak lagi seperti dulu ketika ia masih berteman ketiga ban lainnya. BAN itu butuh TEMAN….. Ia menantikan teman yang siap untuk memikul beban besi-besi itu dan melaju bersama ke tempat impian.

*Jangan salahkan satu BAN itu bila setelah dipompa ia kembali KEMPES dan tidak bisa menggerakkan MOBIL, karena mungkin ada yang turut andil dalam memisahkan ia dengan ketiga roda yang lainnya.

About jupri supriadi

unzhur maa qaalaa walaa tanzhur man qaalaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: